Tampilkan postingan dengan label Seri EFT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seri EFT. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Oktober 2008

EFT dalam menangani Panic Dissorder

Kita kini semakin mengetahui bahwa faktor utama penyakit-penyakit fisik yang kita alami adalah masalah emosional kita. Dan semoga kasus yang pernah saya tangani kali ini dapat berguna bagi kita semua.

Pasien saya, seorang wanita kira-kira berumur 40an tahun sejak 8 bulan yang lalu menderita Sakit kepala yang luar biasa. Sakit kepalanya ini kerap muncul bila Ia sedang barada di tempat keramaian seperti di mall, rumah sakit, atau toko buku. Bila sakitnya datang, Ia merasakan pusing yang luar biasa sampai-sampai mau jatuh pingsan.

Saya minta pasien untuk mengingat kembali kapan pertama kali menderita serangan sakit kepalanya. Dari penuturan Pasien yang dapat Ia ingat, sakit kepalanya timbul sejak delapan bulan yang lalu setelah Ia mengetahui ada kista di rahimnya. Dan sebagaimana penuturan suaminya, Istrinya ini sudah diperiksakan ke 5 orang dokter paling ahli di bidang syaraf, darah, dan penyakit dalam di sebuah rumah sakit terkenal di daerah Lippo Karawaci. Menutur penuturan suaminya juga, tubuh istrinya pernah di scaning untuk melihat apa ada sesuatu yang mencurigakan di dalam tubuh istrinya sebagai penyebab sakir kepalanya. Tapi semua hasil pemeriksaan dokter ahli tidak menemukan penyebabnya.

Karena saat pasien datang menemui saya sedang mengalami rasa sakitnya, maka saya memutuskan untuk menangani dari aspek fisik. Ketika saya menyuruh pasien membayangkan dirinya sekarang berada di dalam mall, intensitas pusingnya meninggi.

Ia berdiri sambil tangan kirinya memegang kepalanya dan tangan kanannya memegang kursi berjalan pindah ke kursi di sudut ruangan. Ia merasa ingin jatuh.

Sebelum saya lakukan tapping padanya, saya menanyakan apa yang sekarang Ia rasakan. Pasien mengatakan saat ini Ia merasa pusing sekali dan pandangan kurang jelas melihat orang di depannya. Skala pusingnya 10 menurut penuturan pasien saya. Saya lakukan 2 putaran EFT dan membuat rasa pusingnya turun pada skala 5-6. Setelah saya lakukan tapping berikutnya intensitas pusingnya turun pada skala 3-4 dan tidak mau turun lagi.

Mengetahui hal itu saya melakukan tapping beberapa masalah emosional dengan terlebih dahulu menanyakan hal-hal yang membuat serangan sakit kepalanya timbul, Diantaranya bila Ia mau pergi sakit kepalanya muncul, ada perasaan takut jatuh bila di tempat ramai.

Beberapa aspek emosional yang saya tapping pada pasien membuat tidak banyak membuat perubahan pada pusing kepalanya. Namun pasien melaporkan kini timbul rasa berat di kepala. Mengetahui hal itu saya menyimpulkan ada aspek emosional yang lain yang belum terungkap. Mengingat kembali dari pembicaraan sebelum sesi tapping, saya menyimpulkan peran suaminya ketika menghadapi istrinya yang saat muncul vertigonya memainkan peran sebagai aspek emosional pasien.

Sebelum Saya lakukan tapping untuk masalah emosional yang lain, saya berbicara pada pasien mengenal hal-hal yang dilakukan suaminya dan menanyakan benarkah hal-hal itu membuatnya kesal. Pasien saya membenarkan hal itu. Lalu saya lakukan tapping untuk masalah emosional berikutnya. Dari tapping terakhir ini pasien melaporkan rasa pusingnya jauh berkurang, penglihatanya semakin jelas, dan berat dikepalanya jauh berkurang.

Sesi terapi harus berakhir walaupun saya melihat masih ada aspek emosional yang harus ditangani karena ada keperluan lain dari pasien dan mereka berjanji akan melakukan tahap pertemuan selanjutnya. Sesi terapi berlangsung kurang dari satu jam dan intensitasnya rasa sakitnya turun hingga skala 4 atau 5.

Masalah – masalah emosional selalu melekat dan ada di setiap detik kehidupan kita, maka penting bagi kita memiliki ketrampilan untuk menangani masalah-masalah emosional diri kita sendiri, karena ini semua penyebab dari keadaan kita sekarang ini baik sakit fisik yang kita derita, keadaan financial kita saat ini, karier kita saat ini, hubungan yang buruk di keluarga maupun kantor saat ini, kemampuan menjual yang buruk, dll.

Masalah – masalah emosional justru membawa kita pada keadaan – keadaan yang sebenarnya ingin kita hindari dalam hidup kita.

Walaupun Anda ingin sekali bergerak maju ke depan dalam hidup Anda,Bisa jadi satu kaki Anda masih menginjak rem. Supaya Anda bebas, Anda harus belajar bagaimana melepaskannya, melepaskan sakit hati,melepaskan ketakutan, melepaskan trauma masa lalu, melepaskan keraguan, melepaskan kekawatiran, menolak menjadi tawanan rasa sakit yang pernah terjadi. Energi yang Anda habiskan karena masa lalu akan menahan Anda dari kehidupan yang baru.

EFT for Depression

Ketika saya menggunakan EFT untuk membatu klien saya dalam mengatasi depresi karena trauma masa lalu, saya dapat memotong waktu treatment secara dramatis. Klien mendapatkan full recovery dari depresinya dalam waktu satu minggu atau kurang, dapat menghentikan konsumsi obat anti-depressant, dan kembali pada kehidupannya dengan energi baru, optimis dan kepercayaan diri.

Ada beberapa catatan penting untuk diingat ketika menggunakan EFT untuk mengatasi depresi. Popularitas EFT membuat banyak orang mempelajarinya dan menggunakannya untuk diri sendiri, tanpa memerlukan bantuan seorang terapis. Sementara banyak orang mengalami hasil yang impresif dalam menggunakan EFT, yang lain mengalami kendala dan menyerah sebelum menyadari potensinya dan mengembangkan sense of possibilities.

Berikut beberapa alasan yang paling umum tidak mencapai kesempurnaan atau tidak efektif dalam mengguakan EFT untuk mengatasi depresi, yaitu :
• Tidak menyadari akan emosi aktual yang seharusnya mendapat fokus (tidak sensitif / dingin, terisolasi, atau represif)
• Terputus dan tidak mampu fokus pada issu utama
• Berhenti terlalu cepat – tidak persisten
• Mempunyai keinginan untuk tetap depresi. – mengambil ”keuntungan kedua” untuk tetap depresi.
• Ada aspek tersembunyi dalam depresi yang tidak teridentifikasi atau menjadi target treatment EFT.
• Terlalu banyak issu dan aspek yang berbeda yang menimbulkan kebingungan kemana arah yang akan dituju, hal apa yang akan ditapping dan mana yang terlebih dahulu ditangani.
• Keragu-raguan diri di bawah sadar yang menyebabkan kehilangan fokus dan teralih perhatiannya dari penggunaan kata-kata yang tepat.
• Reaksi alergi atau toksin terhadap benda tertentu, pengobatan, atau pengaruh lingkungan yang mempengaruhi penanganan dengan EFT.

Untuk hambatan-hambatan umum di atas terhadap keberhasilan EFT dalam menangani depresi, akan sangat membantu bila anda bekerja sama dengan praktisi EFT berpengalaman. Atau anda mungkin merasa nyaman melanjutkan menggunakan teknik ini pada diri anda sendiri. Tetapi pada kasus yang akut, atau pada awal treatment, seorang terapis yang baik dapat membuat banyak perbedaan.

CARANYA MENGHILANGKAN LUKA-LUKA EMOSIONAL DENGAN EFT

Ketika Anda mengalami luka fisik, seperti luka di wajah, tubuh Anda otomatis membentuk selaput luka, yang lebih kuat dan lebih tebal dari pada daging aslinya. Maksud selaput luka ini adalah untuk membentuk penutup pelindung, cara alam untuk mencegah luka di tempat yang sama.

Kita cenderung melakukan hal yang sama setiap kali kita mengalami luka emosional, ketika seseorang melukai kita. Kita bentuk luka-luka emosional atau spiritual untuk melindungi diri kita. Kita pandai untuk mengeraskan hati, kebal terhadap dunia, dan menarik diri ke dalam semacam tempurung pelindung emosional.

Banyak orang mengalami luka-luka emosional tanpa pernah menderita luka fisik. Dan akibatnya pada kepribadian sama saja. Orang-orang ini pernah dilukai seseorang di masa lalunya. Untuk berjaga-jaga terhadap kemungkinan terluka lagi mereka bentuk selaput luka spiritual, luka emosional untuk melindungi ego mereka. Tetapi selaput luka ini, “melindungi” mereka bukan saja terhadap individu yang semula melukai mereka, melainkan juga semua manusia lainnya. Terciptalah dinding emosional yang tak dapat ditembus teman ataupun lawan.

Luka-luka emosional yang terbentuk biasanya akan tertanam di bawah sadar dan terbawa terus hingga dewasa. Luka-luka emosional yang dibentuk sejak kecil karena perilaku didik orang tua yang menyakitkan dan merendahkan anak, akan terus terbawa dan mempengaruhi perilaku.Bahkan banyak kasus ketakutan orang tua yang ditunjukan dengan melarang seorang anak melakukan sesuatu akan terbawa dan berwujud menjadi trauma dan selanjutnya trauma itu akan mewujud menjadi penyakit fisik yang menyakitkan sepanjang hidup, kecuali luka-luka emosional itu dapat dihilangkan.

BAGAIMANA EFT BEKERJA MENGHAPUS LUKA-LUKA EMOSIONAL?

Ketika seseorang mengalami luka secara emosional, seperti marah, kesal, kecewa atau sedih, maka aliran sistim energi dalam tubuh akan mengalami gangguan. Terganggunya aliran energi tubuh pada tahap selanjutnya akan menjelma menjadi penyakit fisik. Bagaimana luka emosional dapat dihapus dengan teknik EFT, berikut adalah langkah-langkah teknik EFT yang sederhana tapi efektif dalam mengatasi hampir semua masalah emosional. Secara lengkap Anda bisa membaca bagian artikel “ BAGAIMANA MELAKUKAN EFT” di www.practical-eft.blogspot.com.

Ada empat langkah yang harus dilakukan untuk melakukan EFT. Di mana prosedur ini digunakan untuk tujuan apa saja, yaitu :
1. The setup
Langkah pertama ini bertujuan mempersiapkan energi sistim untuk diarahkan pada masalah yang akan ditangani. Prosedur ini sangat vital terhadap keseluruhan proses.
2. The sequence
Langkah kedua adalah melakukan tapping (ketukan ringan) dengan menggunakan ujung jari pada titik-titik meridian tubuh. Titik-titik meredian ini sebenarnya adalah titik-titik akupunktur yang sudah disederhanakan menjadi 18 titik.
Lihat juga bagian artikel “TITIK MEREDIAN TUBUH”
3. 9 gamut procedure
Langkah ketiga merupakan langkah yang cukup lucu. Tapi langkah ini dimaksudkan untuk menstimulasi otak dengan melakukan 9 langkah sambil mentapping titik gamut spot.
Lihat juga bagian artikel “TITIK MEREDIAN TUBUH”
4. The sequence

Langkah terakhir ini dilakukan persis sama seperti langkah kedua.
Contoh kasus :
Seseorang mempunyai perasaan kawatir kepada anak perempuannya. Hal ini terkait dengan masalah rumah tangga yang sedang dihadapinya. Bila kekawatiran ini datang, Ia merasakan jantungnya yang berdebar-debar.Setelah dilakukan tapping pada aspek kekawatiran ini, Ia menjadi lebih tenang dan debar-debar pada jantungnya menjadi hilang.
Anak-anak kita
juga mengalami luka-luka emosional, yang sangat banyak dari orang tua tidak mengetahui akan hal itu. Luka-luka emosional itu bisa datang dari lingkungan mainnya, di sekolahnya, ataupun di rumahnya. EFT dapat membantu orang tua untuk mengatasi luka-luka emosional anaknya agar tidak terbawa hingga dewasa yang akan berpengaruh pada perilaku, keyakinan dan kebiasaannya anak.

Anda Ingin mengetahui lebih jauh Apa itu Emotional freedom Tachnique ?
Silahkan Anda bergabung di milis practical-eft@yahoogroups.com

Bagaimana EFT dapat membersihkan jalan cita-cita anda

Tulisan ini berasumsi anda sudah mempunyai pengetahuan tentang EFT. Pendatang baru tetap dapat mengabil pelajarannya tetapi disarankan untuk mendapatkan Free EFT Quick Start di milis atau mempelajarinya dari DVD untuk lebih mendapatkan pemahaman yang baik.

Tulisan ini adalah tentang bagaimana menciptakan kelimpahan dalam hidup kita (how to create abundance in life). Kelimpahan itu bisa berarti memiliki uang banyak, memiliki rumah idaman, mendapatkan pekerjaan dengan gaji besar, hubungan yang harmonis, memiliki usaha dengan keuntungan yang sesuai harapan, dan lain – lain sesuai definisi masing-masing orang tentang kelimpahan. Setiap orang mempunyai cara dalam menciptakan kelimpahan dalam hidup. Demikian juga saya yang tertarik mengembangkan cara-cara dalam mencapai kelimpahan khususnya melalui teknik EFT.

Bagi saya EFT hanyalah sebuah alat yang lahir untuk membantu orang mencapai tujuan-tujuan tertentu. Namun alat adalah hanya sebuah alat. Tahu bagaimana cara menggunakan alat – dalam hal ini EFT – saja belum cukup. Karena disamping itu kita juga perlu mengembangkan art of delivery dalam EFT, yaitu kemampuan dalam mencari penyebab utama dari sebuah masalah dan menerjemahkannya ke dalam bentuk setup word.
Untuk pribadi saya sendiri EFT saya gunakan untuk membantu mewujudkan sebuah perenungan yang telah saya lakukan. Saya dan anda dapat belajar bagaimana menciptakan kelimpahan dari Carrol Look dengan EFT for Abundantnya. Tapi bagi saya pribadi, hanya memakai mentah-mentah cara-cara yang telah ditemukan seseorang membuat saya mudah mengalami kebuntuan, mengurangi kreativitas, dan menghambat ide-ide baru. Untuk membantu pemahaman akan saya analogikan seperti mengerjakan rumus matematika. Ketika anda ingin memperoleh jawaban tertentu, anda tinggal ambil rumus tertentu yang sudah ada. Kerjakan sesuai rumus dan selesai. Tapi pada beberapa kasus kita mengalami kebuntuan meskipun kita sudah mengikuti rumus yang ada. Di situlah kebuntuan (stuck) menghambat kreativitas kita dalam bereksplorasi. Mengapa hal ini terjadi, karena kita terlalu terpaku pada rumus atau cara-cara yang ada. Karena itu jangan anda tertlalu terpaku pada cara-cara yang anda dapatkan. Kalau bisa berekperimenlah sendiri.

Sekarang kembali pada topik menciptakan kelimpahan. Mungkin pemikiran saya ini berlawanan dengan pemikiran yang sudah berlaku pada umumnya yaitu bila ingin mencapai sesuatu di masa depan kita harus bekerja mati-matian dan mengikatkan pikiran kita pada apa yang ingin kita capai. Namun saya mempunyai pemikiran terbalik, yaitu bila kita ingin mencapai sesuatu, kita harus membebaskan pikiran kita dari apa yang kita inginkan. Anda terkejut? Mungkin. Lalu mengapa justru kita tidak memikirkan sesuatu yang sebenarnya kita inginkan?.

Menginginkan sesuatu di masa depan berarti mengaitkan pikiran kita (ini mungkin bekerja dalam bawah sadar anda) pada masa lalu dan masa depan. Masa lalu dan masa depan adalah tali pengikat yang menahan anda dalam mencapai sesuatu. Anda mungkin mudah memahami mengapa masa lalu menjadi tali pengikat dalam kehidupan. Trauma kejadian masa lalu sangat jelas merupakan tali yang menahan anda dalam bergerak ke depan untuk meraih sesuatu. Begitu juga keyakinan-keyakinan dan pikiran-pikiran yang menghambat yang berasal dari masa lalu dapat menahan anda mencapai sesuatu. Keyakinan bahwa menjadi kaya itu membawa stress, memiliki banyak uang dapat membuat orang menjadi tamak, menjadi kaya harus dilahirkan dari orang tua kaya, atau anda mengalami sakit hati karena kekasih anda ingkar janji untuk menikahi anda sehingga anda menganggap semua pria akan meyakiti anda lagi. Contoh-contoh di atas adalah bentuk-bentuk keyakinan yang didapat dari masa lalu.

Mengikatkan pikiran dengan masa depan juga dapat menjadi tali pengikat anda dalam meraih keinginan anda. Keinginan yang kuat pada sesuatu di masa depan bisa memunculkan faktor-faktor emosional yang malahan akan berbalik menjadi senjata penghancur. Pengikatan pikiran yang kuat pada masa depan akan menimbulkan ketakutan secara psikologis. Ketakutan ini datang dalam bentuk : kekawatiran, kecemasan, kegelisahan, ketegangan. Kita tahu bahwa bawah sadar tidak dapat membedakan mana kondisi nyata dan mana kondisi tidak nyata. Ketakutan kita tentang masa depan adalah kondisi psikologis tidak nyata yang dibuat di pikiran. Namun bawah sadar menerima hal itu seolah-olah nyata. Dan selanjutnya bawah sadar akan menciptakan kondisi, keadaan, situasi agar kita mengalami peristiwa seperti yang ditakutkan itu cepat atau lambat.

Karena itulah kita harus melepaskan keinginan yang kuat tentang masa depan kita. Pelepasan keinginan ini dapat diartikan sebagai bentuk berserah diri sepenuhnya seperti halnya tumbuhan akan berbuah pada waktunya.

Pengalaman saya pribadi memberikan pelajaran bahwa ketika saya menginginkan sesuatu, saya akan melepaskan pikiran tersebut, setelah itu saya lupakan. Saya tidak berusaha keras mencari apa yang saya inginkan. Tapi apa yang saya inginkan itu pada akhirnya hadir dalam kehidupan saya tanpa saya berusaha mati-matian.

Namun mungkin banyak juga yang tidak dapat melepaskan pikirannya dari apa yang diinginkannya sehingga akan banyak menimbulkan emosi negatif seperti ketidakyakinan apakah yang diinginkannya akan terwujud, selalu bertanya kapan impiannya terwujud, selalu menanti-nanti, dll.

Itulah pikiran-pikiran pengikat yang mengganggu proses terciptanya keinginan atau cita-cita kita untuk mencapai kelimpahan.

Tips berikut dapat anda gunakan dalam meraih kelimpahan apapun dalam hidup anda :
1. Buatlah sebuah keinginan atau cita-cita kelimpahan anda
2. Perhatikan suara-suara dalam benak anda yang berkaitan dengan cita-cita kelimpahan anda.
3. Bila ada suara-suara negatif apapun yang berkaitan dengan cita-cita kelimpahan anda, lakukan EFT untuk membuang suara-suara negatif itu.

Suara-suara negatif yang mungkin berbentuk ketidakyakinan, keraguan, kekawatiran, blok mental adalah pengganggu proses terwujudnya kelimpahan anda. EFT bukan saja dapat digunakan untuk mengatasi masalah-masalah berkaitan dengan penyakit fisik, tapi juga bisa digunakan untuk mengatasi emosi-emosi negatif, keyakinan dan pikiran menghambat.
***

sumber
practice-eft.blogspot.com

Bagaimana EFT Bekerja

EFT merupakan teknik akupuntur versi emosional. Berbeda dengan teknik akupuntur pada umumnya yang menggunakan jarum, EFT menggunakan tapping (ketukan ringan) dengan jari di 18 titik meredian tubuh untuk mengatasi hampir semua hambatan emosi dan fisik. Bandingkan dengan 300an titik akupuntur versi konvensional.

Ketika seseorang mengalami hambatan emosional seperti marah, kecewa, sedih, cemas, stress, trauma dll, aliran energi di dalam tubuh yang melalui titik meredian tubuh akan terganggu. Dan untuk menghilangkan hambatan-hambatan emosi di atas, kita perlu memperbaiki gangguan aliran di titik meredian dengan cara mentapping dengan teknik EFT.

Untuk melakukan tapping pada 18 titik meredian tubuh, hanya memerlukan 4 prosedur yang sederhana dan mudah diingat, yang dinamakan basic recipe. Prosedure ini dapat digunakan untuk mengatasi hampir semua masalah emosi negatif dan fisik.

Apa itu EFT?

Emosional Freedom Technique (EFT) didasarkan pada penemuan baru yang dapat menangani banyak rasa sakit, penyakit fisik dan isu-isu emosional. Dapat dikatakan EFT adalah versi emosional dari akupunktur namun tidak menggunakan jarum. Tapi dengan menyelaraskan sistim energi tubuh pada titik-titik meridian di tubuh Anda, dengan cara mentapping (mengetuk) dengan jari Anda. Prosesnya sangat mudah untuk diingat dan dapat diterapkan di mana saja. Hal ini membuat kemunculkan EFT Discovery Statement yang mengatakan..

“ Penyebab segala macam emosi negatif adalah terganggunya sistim energi tubuh.”
Dan karena penyakit fisik kita sangat terkait dengan emosi kita, pernyataan berikut sangatlah benar…

“Emosi-emosi negatif yang tak terselesaikan, menjadi penyebab utama pada hampir semua penyakit fisik kita.”

EFT mendasarkan kekuatannya pada :
(1) Penemuan di dunia Timur yang lebih dari 5000 tahun
(2) Albert Einstein, pada tahun 1920 menyatakan bahwa segala sesuatu (termasuk tubuh kita) tersusun dari energy.

Praktek-praktek penyembuhan barat mengabaikan dasar-dasar di atas dan mengapa EFT sering berhasil pada kasus-kasus yang tidak dapat ditangani.
Keuntungan-keuntungan lain menanti Anda seperti…

• Anda dapat membuat langkah besar dengan memanfaatkan EFT ke dalam proses terapi Anda (Apakah Anda sebagai professional atau sebagai pasien). Daripada membutuhkan waktu berbulan-bulan atau bertahun-tahun menggunakan “talk therapy” yang conventional, EFT sering memberikan hasil yang jelas dan menyeluruh dalam satu atau dua sesi…terkadang terjadi dalam sekejap. Di EFT dikenal dengan istilah “ one minute wonders”.
• Begitu EFT mampu membersihkan sampah-sampah emosi, langkah selanjutnya adalah memperhatikan bagaimana penyakit fisik mulai lenyap. Sakit kepala, sakit punggung dan ketidaknyamanan lainnya akan mengalami perbaikan atau hilang sama sekali. Penglihatan Anda mungkin menjadi lebih jelas dan stress harian akan hilang.
• Pada dasarnya, Anda dapat gunakan EFT untuk segala sesuatu. Ini adalah sesuatu yang mengagumkan dari EFT. Anda dapat menggunakan prosedur dasarnya untuk menghilangkan ketakutan berbicara di depan umum, atau memperbaiki skor pada permainan golf Anda. Anda juga dapat menggunakannya untuk alergi hingga kanker. Termasuk pada ketakutan, trauma, depresi dan schizophrenia. Begitu Anda benar-benar menyadari kemampuan universal dari EFT, Anda akan dengan senang hati bergabung dengan antusias. Tidak ada yang seperti EFT.

Kemungkinan batas-batas EFT
Saya tidak mengklaim bahwa EFT itu sempurna, Kami tidak mengklaim 100%. Tetapi biasanya EFT bekerja dengan baik dengan hasil yang spektakuler. EFT sering mampu di mana teknik yang lain tidak sanggup dan hal itu menunjukan jalan untuk penyembuhan tingkat tinggi.

Persentase dari penduduk (ambil saja 5%) mempunyai masalah emosional yang serius. Bagi Pendatang baru di EFT disarankan mempraktekannya pada hal-hal yang umum dahulu. Sementara Anda dapat menggunakan EFT dengan sangat mengesankan, janganlah pergi di mana Anda belum memiliki qualifikasi.
***
sumber : practice-eft.blogspot.com

10 Langkah menuju jiwa sehat

Kebahagiaan autentik (authentik happines) hanya dirasakan oleh orang yang memiliki jiwa sehat. Tak ubahnya seperti tubuh sehat, jiwa sehat pun harus diraih melalui latihan, kesungguhan, dan disiplin diri.

Menarik sekali penggalan endorsement buku di atas. Mengingatkan kita untuk terus menerus berusaha merengguh kesehatan jiwa. Karena jiwa yang sehat akan menjadikan tubuh kita juga sehat. Nantinya akan meraih kebahagiaan sempurna, baik lahir maupun batin.

Nah, buku ini mencoba meneguhkan misi kesehatan autentik itu. Di dalamnya terdapat 10 langkah untuk menjadikan jiwa kita sehat dan 10 langkah yang menyebabkan jiwa kita menjadi sakit. Kita akan diajarkan untuk memaknakan langkah tersebut dalam kehidupan sehari-hari, plus mamandu kita agar mencapai tujuan yang dimaksud. Diksi materinya pun menarik, karena akrab dengan kosa kata keseharian.

Namun problemnya, sangat sulit untuk menyadari akan ‘rasa sakit’ dalam jiwa itu. Tidak seorangpun yang mau dikatakan bahwa jiwanya tidak sehat. Bahkan, pasien yang sudah nyata-nyata divonis mengalami gangguan jiwa berat pun (seperti skrizopania, psikopat, dll) tidak mau mengakui bahwa jiwanya sedang sakit (h. 35).

Karenanya, banyak sekali yang sadar ataupun tidak sadar, mengambil sikap mental dan menampilkan prilaku psikomotorik yagn dapat mengakibatkan jiwanya kurang waras. Seperti, terlalu egosentris dan tidak peduli dengan kepentingan orang lain, mau enak sendiri, dan sikap-sikap negatif lainnya.

Sebelum mengaplikasikan langkah-langkah, diperlukan upaya yang serius diiringi sikap jujur dan setia dalam mendeteksi sifat dan sikap yang ada dalam setiap diri. Apakah semuanya telah berjalan normal atau menunjukkan gejala tidak sehat jiwa?. Tanpa dimulai dengan proses itu, langkah-langkah itu menjadi tidak relevan untuk menjadikan jiwa kita sehat.

Penulis buku ini menyadari bahwa telah ada standar kesehatan jiwa menurut WHO (World Health Organization) yang berjumlah delapan. Tetapi menurutnya, dalam Islam kita bisa menemukan lebih dari itu. Berdasarkan pengamatannya, penulis buku menawarkan sepuluh langkah untuk meraih kesehatan jiwa dan sepuluh langkah lagi yang kerap menjadikan jiwa sakit.

Langkah yang melahirkan kesehatan jiwa terdiri dari (1) Membiasakan diri memilih yang benar walaupun sulit, (2) Menikmati dengan puas dan mensyukuri apa yang dimiliki, (3) Membiasakan diri untuk berbagi dan peduli, mengubah paradigma dari penerima menjadi pemberi, (4) Membiasakan diri untuk berfikir dan berzikir, (5) Membiasakan bekerjasama dan bersinergi, (6) Belajar melihat hikmah di balik musibah, (7) Membiasakan diri untuk memberi reaksi positif walaupun terhadap aksi negatif, (8) Menyebar kasih sayang, (9) Membersihkan hati dari sampah pergaulan, dan (10) Tidak marah kecuali mendidik.

Sementara langkah yang membuat jiwa sakit, terdiri dari: (1) Membiasakan diri memilih yang enak walaupun salah, (2) Menempatkan keinginan dan tuntutan di luar batas jangkauan, (3) Tidak mau berbagi dan tidak peduli, (4) Tidak suka berolah pikir dan melupakan zikir, (5) Kebiasaan one man show, (6) Memandulkan kreativitas spiritual, (7) Kebiasaan membalas aksi negatif dengan reaksi negatif yang berlebihan, (8) Kasih sayang hanya tertuju pda diri sendiri, (9) Mengumpulkan sampah pergaulan dalam hati, dan (10) Mengumbar nafsu amarah.

Langkah-langkah di atas, menurut M. Thohir dapat dipakai oleh semua lapisan masyarakat. Dia menyisir dari aplikasi kepada diri sendiri, keluarga, masyarakat, tempat kerja, sampai pada posisi menjadi pemimpin. Hal ini dimaksudkan bahwa problem kejiwaan tidak mengenal batas lapisan masyarakat.

Langkah-langkah yang ditawarkan buku ini sangat komprehensif. Ini terlihat dari analisis yang disanggah oleh al-Quran dan hadits, ilmu psikiatri, referensi dari WHO, organisasi profesi, dan penulis bidang kesehatan baik nasional maupun internasional.

Menariknya, langkah-langkah yang disebutkan di atas sangat mudah diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Lebih jauh lagi, langkah-langkah itu dapat ditingkatkan menjadi modul-modul untuk sebuah “pelatihan kesehatan jiwa”. Sehingga, tidak saja menjadi bacaan tapi sekaligus bisa dibuat paket-paket pelatihan yang diperkaya dengan instrumentasi materi lainnya, seperti yang ada dalam modul pelatihan pada umumnya.

Meski demikian, M. Thohir mengingatkan kesiapan kita untuk memulai memperbaiki jiwa. “Sudah siapkah jiwa anda untuk memulai hidup baru dengan paradigma baru?”. Karena hidup itu untuk dinikmati walaupun tanpa atribut-atribut duniawi. Hidup yang membahagiakan, imbuhnya, bukan hanya untuk diri sendiri, tapi lebih dari itu menghangatkan dan memancarkan gelombang kebahagiaan bagi yang mendaki dan berinteraksi (h. 192).

Sumber :http://www.psq.or.id/perpustakaan_detail.asp?mnid=31&id=77