Rabu, 19 November 2008

Memahami Bekam

Oleh ; Ketut Junaedi

Dikenal sejak zaman Nabi Musa
Di Indonesia dikenal dgn nama : Canduk, Canthuk, Kop,(yang
berasal dari bahasa Inggris (Cupping), Mambakan
Masa kejayaan Ummat Islam di bidang Pengobatan / Kedokteran pada
abad 8-12 Masehi dikenal beberapa dokter Muslim : Ali Abbas Al Majusi,
Abu Bakar Ar Rozi, Al biruni, Ibnu Sina, Az Zahrowi, Ibnu Maimun, Ibnu
Qoyyim Al Jauziyah

Bekam terjemahan dari Al Hijamah dari kata Al Hajmu (torehan
darah)~> Pekerjaan membekam dan Al Hijmu ~> Menghisap / Menyedot
Al Hijamah berarti Proses pengeluaran darah kotor dengan
melukakan pada permukaan kulit


Ahli Bekam dari Non Muslim

- DR. Michael Reed Gach, California, buku Potent Point, a Guide to
Self
Care for Common Ailments (Titik berkhasiat sebagai panduan perawatan
diri dan pengobatan penyakit yang umum)

- Kohler D, 1990, buku The Connective Tissue as The Physical Method
(Jaringan ikat sebagai media fisik untuk menghantarkan energi
pengobatan
dengan bekam)

- Thomas W Anderson, 1985, 100 Diseases Treated by Cupping Method (
100 penyakit yang dapat disembuhkan dengan bekam

Hadist Nabi riwayat Thabrani,

"Hendaklah Kalian berhijamah pada tengkuk, karena dapat menyembuhkan 72
penyakit"

Hadist nabi riwayat Ibnu 'Abbas:

"Sebaik-baik hamba adalah tukang bekam, mengeluarkan darah dan
meringankan tulang rusuk serta memperjelas pandangan."

Landasan Berbekam / Al Hijamah

* Pengobatan yang disunnahkan rasulullah "Madu, Al Hijamah dan
Pemanasan Api" HR. Ibnu Abbas RA

* Madu menjadi landasan pengobatan herba

* Al Hijamah menjadi landasan operasi

* Pemanasan Api menjadi landasan laser



* "Berobat itu dengan berbekam" HR Ibnu Abbas RA

* "Sesungguhnya Rasulullah SAW pada waktu Beliau dimi'rajkan oleh
Allah SWT ke Sdratul Munthaha ,"Tidak melewati seorang malaikatpun
kecuali mengatakan : Ya Muhammad anjurkan kepada ummatmu untuk
berhijamah."

"Dia membuang darah yang kotor, meringankan tubuh serta
menajamkan penglihatan" HR At Tirmidzi

Allah mewajibkan puasa Ramadhan untuk membersihkan ruhani dan
Rasulullah mensunnahkan Al Hijamah untuk membersihkan jasadi

Definisi Al Hijamah

Kulit berfungsi mengeluarkan toksin -->Ginjal ketiga
Terapi pengeluaran racun / toksin dalam tubuh melalui permukaan
kulit. Kulit merupakan organ tubuh terbesar dalam tubuh sehingga dalam
kulit inilah banyak toksin berkumpul.

* Fungsi terganggu --> asam urat --> Kering, bisul, jerawat,
psoriasis, dsb.

Al Hijamah merupakan detoksifikasi yang tidak menimbulkan efek
samping.
Darah mengalami oksidasi tanpa udara
Plasma terpisah sendiri dari darah

Hanya plasma dan sel darah rusak yang keluar dari tempat hijamah

Jika kita meletakkan dua gelas untuk menghisap darah, maka
mungkn
saja darah akan keluar ke dalam gelas pertama, tapi tidak ke gelas
kedua, padahal keduanya saling berdekatan.

Kesembuhan dapat terjadi meskipun darah tidak keluar ke gelas.

Perbandingan Laborat antara Darah Pembuluh dengan Darah Hijamah

Darah Pembuluh

1. Seluruh kadar sel darah putih
2. Semua jenis sel darah merah
3. Sesuai dengan yang ada dalam peredaran darah

Darah Hijamah

1. Hanya 1/10 kadar sel darah putih
2. Hanya semua sel darah merah yang memiliki bentuk ganjl.
3. Volume pengikat zat besi sangat tinggi (550-1100).

Bekam Basah/ DAMAIYAH (Wet Cupping) atau Bekam Darah.

Permukaan kulit dibuka kemudian disedot untuk menarik darah yang
tercampur toksin.Inilah yang disebut Al-Hijamah

Setiap sedotan dibiarkan selama 3-5 menit dan max 9menit,
kemudian dibuang kotorannya. Banyak sedotan tidak lebih dari 7 kali.

Jarak masa bekam tempat yang sama 3-5 mgg.
Bekas luka hilang dalam 2-3 hari jika diurut dengan mnyak
but-but.
Tempat luka jangan kena air selam 3-5 jam setelah bekam

2. Bekam Kering/JAFFAH Dry Cupping) atau Bekam Angin

Penyedotan kulit dengan alat bekam tanpa melukai kulit, utamanya
untuk menarik angin dari bawah kulit
Digunakan untuk pasien yang tidak tahan terhadap rasa sakit dan
tidak tahan terhadap darah atau memiliki kondisi-kondisi tertentu
sehingga tidak mungkin dilakukan bekam basah.

Tidak ada hadist shahih yang disebutkan dari Nabi SAW bahwa
beliau melakukan hijamah dengan cara jaffah.

Memar selama 1 atau 2 minggu.
Bekam ini sedotannya hanya sekali
Biarkan 15-20 menit
Pemberian minyak but-but mempercepat menghilangnya kesan memar.

Releasing -Teknik Bebaskan Diri dari Kemarahan

By: Krishnamurti

"Bagaimana mungkin Anda bisa terbang tinggi, jika Anda masih membawa
ransel yang berat di pundak Anda?" demikian jawaban saya jika ada
peserta training yang bertanya bagaimana cara mencapai sukses dengan
cepat.

Salah satu ransel yang berat ini adalah kemarahan dan teman-temannya
seperti kekesalan, kekecewaan, kesedihan dsb. Marah itu memang
menyakitkan. Marah itu bahaya. Marah itu tidak nyaman. Marah itu
energi negatif. Marah itu disimpan jadi berat, namun jika dibuang
sering seperti bumerang yang kembali lagi ke si pengirim. Uh, sebeeel
dan sereeem…

Bagaimana melepaskan ransel yang berat tersebut?

Teknik ini saya dapatkan dari seorang sahabat yang berasal dari Jerman
saat kami training bersama di sesi NLP Malaysia tahun lalu. Beliau
sudah menekuni teknik ini belasan tahun. Teknik Releasing berikut ini
memang sudah saya sesuaikan dengan budaya Indonesia dan dikombinasikan
dengan teknik NLP lainnya agar menjadi sangat sederhana (sebagaimana
hobi saya yang ingin membuat segala sesuatu menjadi sederhana
he..he..) dan setiap orang bisa melakukannya sendiri.

Urutan proses kegiatannya adalah sbb:

1. Ambil sikap yang nyaman, bisa posisi duduk atau tiduran. Masuk
kedalam diri dalam suasana hening (Deep Trance State) sampai Anda
nyaman. Salah satu teknik sederhana favorit saya adalah menghitung
mundur dari 3, 2 dan 1 sambil bernafas sangat perlahan di setiap
hitungannya.

2. Anda hening beberapa saat. Setelah itu, lakukan kalimat sugesti
diri (self suggestion) berikut ini dengan teknik:

Tanda * = artinya dengan lembut dan perlahan tariklah nafas yang dalam
dan saat hembuskan nafas dalam tempo lambat katakan kalimat
disebelahnya.

* Aku lepaskan… (hening sejenak)

* Aku bebaskan… (hening sejenak)

(Jika muncul gambaran memory, boleh gunakan teknik gambarannya dibuat
menjauh sampai hilang. Jika muncul suara, boleh gunakan teknik
suaranya dibuat terdengar makin perlahan sampai hilang.)

* Segala rasa marah.. (hening sejenak)

* Segala rasa sedih… (hening sejenak)

* Segala rasa kecewa.. (hening sejenak)

(boleh ditambahkan kata lainnya bila menurut Anda mengganggu emosi
Anda, lebih spesifik lebih baik)

* Yang bersemayam dalam diriku… (hening sejenak)

* Ke alam semesta dengan ikhlas… (hening sejenak)

* Sekaraaang…

3. Rasakan perasaan Anda saat ini, jika masih ada rasa, suara atau
gambaran kemarahan dan kawan-kawannya yang muncul, silahkan lakukan
kembali langkah 2 dalam kondisi Deep Trance.

Setelah Anda kuasai dan mahir dengan teknik ini, Anda dapat
mempraktekannya kapanpun dan dimanapun dengan melakukan langkah 1
tanpa harus pejamkan mata. Karena Deep Trance State bisa Anda ciptakan
kapanpun Anda perlu.

Setelah ransel berat tersebut lepas, maka Andapun siap untuk terbang
tinggi, setinggi dan sejauh yang Anda inginkan.

sumber :
mailis Money_Magnet@yahoogroups.com

Obama Bukan Presiden Indonesia !

Iwan Kamah - Jakarta

Beberapa jam setelah Senator Obama menang dalam pemilu, Presiden
Bambang Yudhoyono memberi ucapan selamat sambil sedikit bernada
"memohon", dengan mengingatkan masa kecil Obama di Indonesia. Siapa
tahu Obama agak berbaik dan punya kebijakan khusus untuk Indonesia .
Memang Presiden SBY punya kesempatan bertemu Presiden Barack Obama
hingga 20 Oktober 2009. Bisa menjadi tamu atau menjamu saat Obama
'welcome home" ke Indonesia .

Nada SBY itu menjadi cerminan publik Indonesia yang begitu antusias
merayakan kemenangan Obama, sehingga terkesan berlebihan. Bahkan,
kawan saya bilang, "orang Indonesia seperti orang Amerika yang tak
punya hak pilih".Hanya karena Obama pernah tinggal di Jakarta dan
berayah tiri pria Jawa, kita merasa Obama milik Indonesia . Yang kita
harus ketahui, Obama dipilih oleh rakyat Amerika. Dia harus membayar
harga itu mati-matian dengan menjalankan kebijakan yang menguntungkan
Amerika. Tidak peduli dengan negara lain. Apakah itu Kenya atau
Indonesia , ya kalau tak menguntungkan Amerika, buat apa dibela atau
diurusin.



"Hitler's birthplace syndrome"

Wajar kalau orang Indonesia semarak dengan kemenangan Obama. Belum
pernah dalam sejarah kita ada presiden negara asing yang punya kaitan
emosional dengan Indonesia seperti kasus Obama. Apalagi Obama akan
menjadi presiden dari negeri terkuat di dunia. Di Suriname, sebuah
negeri nan jauh di Amerika Selatan sana , memang banyak politisi dan
menteri berdarah Jawa. Bahkan mereka mencanangkan tahun 2012 akan ada
orang Jawa menjadi presiden Suriname . Ya, mau Amerika atau Suriname ,
tetap aja mereka akan bela dan mementingkan negeri mereka.

Kalau saya analisa, kaitan Obama dengan Indonesia mungkin bisa
dijelaskan dengan teori yang saya sebut "Hitler's birthplace
syndrome". Kalau mau dibilang sebuah penyakit, sindrom ini
memperlihatkan, bahwa memori, latar belakang dan memori seseorang
tidak akan membawa nilai positif terhadap tingkah lakunya.

Lihatlah Hitler. Dia kelahiran kota Wina , Austria . Namun dia
menyerbu negeri kelahirannya, setahun sebelum Perang Dunia Kedua
dimulai. Orang yang terkena gejala ini banyak. Umumnya orang
pemerintahan Amerika. Jenderal Dwight Eisenhower (kemudian menjadi
Presiden AS ke 34), harus menghancurkan Jerman dan akhirnya
mengalahkan Hitler. Padahal kedua orang tuanya berdarah Jerman. Henry
Kissinger, penentu kebijakan luar negeri AS selama tiga dasawarsa,
juga kelahiran Jerman. Tapi tak gunanya nostalgia itu bagi Jerman.

Lebih parah lagi, sewaktu Jimmy Carter (yang tak punya pengalaman luar
negeri) menjadi presiden AS ke-39, dia memilih seorang strategis
berotak cemerlang kelahiran kota Warzawa (Polandia). Namanya Zbigniew
Brzezinski, untuk menjadi Ketua Dewan Keamanan Nasional. Dalam
menjalankan kebijakannya, Brzezinksi harus menghancurkan reputasi dan
hegemoni negara-negara Pakta Warzawa (blok komunis), yang kala itu
sedang hangat-hangatnya perang dingin antara AS (kapitalis) dan Uni
Soviet (komunis).

Di Indonesia, memang ada beberapa orang pejabat asing kelahiran
Indonesia atau memiliki kaitan emosional dengan negeri ini. Tetapi hal
itu terbukti tidak bermanfaat.

Paul Wolwofitz, bekas dubes AS di Jakarta, arsitek Perang Teluk dan
mantan Presiden Bank Dunia, memiliki ikatan emosional dengan Jawa.
Istrinya pandai bicara Jawa dan lama mondok di sini waktu ikut program
AFS. Ya itu tadi, nostalgia ya nostalgia. Amerika tetap nomor satu.
Neneknya Lee Kuan Yew, pendiri Singapura berasal dari kota Semarang .
Lalu apa untungnya buat Indonesia ? Gak ada! Tun Abdul Razak, PM
Malaysia adalah keturunan bangsawan Bone, Sulawesi Selatan. Tapi tak
bermanfaat fakta itu untuk kita. Bahkan anaknya, Najib Razak, calon PM
Malaysia, merampas pulau Sipadan dari kita.

Lihat saja, apa untungnya Austria dengan Gubernur California Arnold
Scharwznegger (kelahiran Wina)? Nggak ada! Paling-paling cuma
dibuatkan patung di kota kelahirannya. Hanya sebatas kebanggaan!


Obama dan Ann Dunham

Sebaiknya kita tidak usah berharap dan berlebihan meminta sesuatu
dengan Obama untuk Indonesia . Dia dipilih dan dibiayai oleh rakyat
Amerika, bukan kita. Apalagi diperburuk bahwa Obama seorang dari
partai demokrat. Kita semua tahu, presiden AS dari partai demokrat
sangat kritis dan kurang menyukai Indonesia . Jimmy Carter dari
demokrat adalah presiden AS yang paling tidak suka dengan Indonesia .
Bill Cinton yang juga dari kubu yang sama, membiarkan (atau memang
memaksa) Timor Timur lepas dari Indonesia . Padahal, pendahulunya
(semuanya kaum republik), mendukung, membela dan mempertahankan posisi
membela Indonesia dalam kasus Timor Timur di panggung internasional.

Yang kita bisa tahu dari Obama adalah ibu kandungnya yang cinta negeri
kita. Dia mau menikah dengan pria Jawa dan bersusah payah tinggal di
Jakarta sambil menyelami budaya kita. Padahal di Honolulu lebih enak
dan nyaman. Kalau disuruh pilih siapa yang pantas menjadi presiden
AS, Obama atau Ann Dunham? Saya pilih ibunya.

Obama sendiri tidak pernah secara terbuka atau blak-blakan memuji
(memang tidak ada yang bisa dipuji) atau menyebut Indonesia dengan
nada bangga (memang tidak ada yang bisa dibanggakan) . Dia lebih
senang menyebut "pengalaman kecil saya di Asia Tenggara", daripada
"masa kecil saya di Indonesia ". Obama juga tidak aktif membela
Indonesia di Kongres. Beberapa anggota Kongres AS dibiarkannya, yang
sok ikut campur dan tidak mengerti masalah lokal sini, sampai berani
menggugat integritas Papua dengan Indonesia . Indonesia sudah menjadi
negeri asing bagi dia, seraya mengecam kaum militer Orde Baru yang
represif dalam bukunya.

Obama tinggal dan sekolah di Indonesia , karena terpaksa ikut ibunya,
bukan kemauan sendiri atau cinta dengan Indonesia . Ibunya-lah yang
cinta Indonesia . Sangat naïve meminta Obama punya perhatian khusus
kepada Indonesia .


Obama adalah senator cemerlang dan memiliki visi ke depan. Jadi dia
akan lebih rasional bertindak, sambil mengartikulasi sebuah hubungan
baik antara AS dan RI dengan rinci yang berpijak pada kepentingan
Amerika.

Untuk lucu-lucunya, lebih baik kita membantu dan membiayai partai
politik di Suriname seperti Kerukunan Tulodo Pranata Inggih (Partai
Kesatuan dan Persatuan) atau Pertjaja Luhur (Partai Buruh). Siapa tahu
mereka bisa menjadikan orang Jawa menjadi Presiden Republik Suriname .
Nah, yang seperti ini tentu sedikit beda dengan kasus Obama. Namanya
juga orang Jawa.

sumber :
http://community. kompas.com/ index.php/ read/artikel/ 1535